Begini Cara Diet Sehat Ibu Menyusui yang Benar dan Aman

Diet sehat ibu menyusui yang benar dan aman memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Ingat, selama anda masih menyusui, berarti anda membutuhkan asupan nutrisi yang banyak.

Salah dalam memilih dan melakukan program diet bagi ibu menyusui akan berakibat fatal terutama bagi bayi anda. Namun demikian, bukan berarti anda tidak bisa menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Anda bisa menurunkan beberapa kilogram kelebihan berat badan pasca melahirkan dengan menggunakan cara diet sehat ibu menyusui. Seperti apa cara diet sehat bagi ibu yang menyusui tersebut? Baca lebih lengkap di artikel ini.

Makanan yang Dianjurkan di Program Diet Sehat Ibu Menyusui

Selama menyusui, anda memang membutuhkan asupan nutrisi yang cukup banyak. Karena itu, ada beberapa macam jenis makanan yang wajib dikonsumsi selama anda menjalankan program diet sehat ibu menyusui. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan tersebut:

  • Buah-buahan

Selama menyusui, anda sebaiknya rajin mengkonsumsi buah-buahan. Buah-buahan tidak hanya dapat memberikan vitamin yang tubuh anda butuhkan. Buah-buahan juga akan mempercepat penyerapan nutrisi di dalam tubuh.

Jika anda mau menjalankan program diet sehat ibu menyusui, usahakan untuk rajin mengkonsumsi buah seperti jambu atau jeruk minimal 2 kali setiap hari.

  • Kacang

Selama menyusui, anda juga bisa memilih kacang-kacangan sebagai makanan diet. Kacang-kacangan tidak hanya kaya akan serat saja. Kacang-kacangan juga mengandung zat besi yang meningkatkan darah.

  • Beras merah

Selain sangat baik sebagai sumber karbohidrat bagi wanita yang ingin menurunkan berat badan, beras merah juga sangat baik sebagai makanan pendukung produksi asi.

  • Ikan salmon

Ikan salmon tidak hanya baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh anda selama menyusui. Ikan salmon juga memiliki kandungan omega 3 yang baik untuk anda dan juga bayi.

Selain itu, ikan salmon juga termasuk sebagai salah satu makanan sehat dalam beberapa macam program diet.

  • Sayuran hijau

Bagi anda yang ingin menurunkan berat badan selepas melahirkan, anda juga wajib mengkonsumsi sayuran hijau. Sayuran hijau adalah salah satu makanan wajib diet sehat ibu menyusui.

Selain menyehatkan dan dapat membantu menurunkan berat badan, memakan sayuran juga secara tidak langsung akan memperlancar produksi asi.

Penurunan Berat Badan Maksimal Pada Diet Sehat Ibu Menyusui

Menurunkan berat badan memang sebaiknya tidak dilakukan dengan cara yang ekstrim. Ada batasan-batasan penurunan berat badan yang perlu anda perhatikan, terutama jika anda masih menyusui.

Bagi anda yang mau menurunkan berat badan setelah melahirkan, sebaiknya turunkan berat badan secara perlahan-lahan. Batas maksimal penurunan berat badan yang aman bagi wanita yang masih menyusui adalah ½ kilogram sampai 1 kilogram per minggunya.

Jangan menurunkan berat badan lebih dari batasan tersebut karena kemungkinan besar produksi asi anda akan terganggu.

Jika anda melakukan diet sehat ibu menyusui dengan benar, memang anda tidak bisa langsung merasakan penurunan berat badan yang ekstrim. Diet sehat ibu menyusui memang bukan cara cepat menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Tips Hilangkan Jerawat dengan Cepat

Tips hilangkan jerawat – Mungkin hanya sedikit orang yang tidak pernah mengalami masalah jerawat. Satu masalah kesehatan kulit yang sebenarnya tidak terlalu serius namun memiliki dampak luar biasa terutama dalam pergaulan sehari-hari. Bahkan jika jerawat masuk kategori parah kadang membuat seseorang merasa minder dan cenderung menutup diri dari pergaulan.

Penyebab utama jerawat hingga kini masih sering diperdebatkan. Banyak ahli yang mengatakan jerawat terjadi karena faktor hormonal, dimana perubahan hormonal memicu rangsangan kelenjar minyak di sel kulit. Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang menginjak usia pubertas. Perubahan hormonal ini lebih disebabkan karena stress. Wanita hamil atau datang bulan juga sering mengalami masalah perubahan hormonal.

Faktor Penyebab Jerawat

Terlepas dari faktor hormonal yang disebut-sebut sebagai penyebab utama jerawat, sebenarnya gangguan kulit ini disebabkan faktor yang berbeda-beda. Dengan demikian cara penanganan dan pengobatannya juga berbeda.

  • Efek Obat-obatan Kimia

Jenis obat kortikosteroid baik yang diminum ataupun dioles (oral / topical) sebagian besar menimbulkan efek samping, termasuk menurunkan sistem kekebalan tubuh. Seiring kondisi imunitas tubuh yang tidak stabil memicu aktivitas bakteri pathogen pada wajah sehingga menyebabkan tumbuhnya jerawat.

  • Stress Berlebihan

Kondisi stress dalam jangka waktu lama memicu produksi hormon penyebab jerawat. Stress juga dapat membuat pola makan menjadi kurang teratur. Mayoritas orang dengan level stress tinggi memiliki nafsu makan diatas normal, bahkan untuk makanan manis atau berlemak pemicu jerawat sekalipun.

  • Minyak Berlebihan

Untuk mengurangi resiko munculnya jerawat kebanyakan orang rajin mencuci muka agar wajah bersih bebas kotoran. Namun ingat, jerawat muncul tidak hanya karena wajah yang kurang bersih namun juga karena produksi minyak berlebihan di kulit wajah. Minyak berlebih ini dapat menyumbat pori-pori kulit (folikel rambut) sehingga menimbulkan jerawat.

  • Pengggunaan Kosmetik Berlebihan

Produk kosmetik yang tidak cocok untuk kulit wajah, kemungkinan besar juga menyebabkan jerawat. Kandungan bahan kimia kosmetik tertentu dapat menimbulkan iritasi terutama untuk kulit sensitif. Sisa-sisa pemakaian kosmetik yang kurang bersih dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori sehingga jerawat bermunculan.

Mengenal Jenis-jenis Jerawat

Cara menghilangkan jerawat umumnya harus mengenali jenis-jenis jerawatnya terlebih dahulu. Artinya dengan mengetahui jenis-jenis jerawat maka metode pengobatannya menjadi lebih mudah.

  • Komedo (Blackhead & Whitehead)

Komedo merupakan jenis jerawat paling ringan yang biasanya terjadi di area sekitar hidung, yang terjadi akibat penyumbatan pori-pori. Ada dua jenis penyumbatan yaitu penyumbatan terbuka atau komedo hitam (blackhead) dimana pori-pori terlihat menonjol dan menghitam. Yang kedua penyumbatan tertutup atau komedo putih (whitehead) dimana muncul tonjolan diatas pori-pori dengan ujung berwarna putih. Penyebab kedua komedo tersebut akibat tercampurnya sel kulit mati dan sekresi minyak yang diproduksi kelenjar minyak secara berlebihan.

  • Jerawat Biasa

Jenis jerawat biasa mudah dikenali yaitu berupa tonjolan kecil berwarna kemerahan. Jerawat ini juga disebabkan tersumbatnya pori-pori yang disebabkan bakteri Propionibacterium Acnes. Bakteri ini terdapat di kantung kelenjar Sebaceous yang banyak terdapat asam lemak. Disebut Propionibacterum karena bakteri ini sanggup membentuk semacam zat asam pronionik (Propionic Acid).

  • Jerawat Batu (Cystic Acne)

Cystic Acne atau jerawat batu merupakan jerawat kategori paling parah. Mungkin banyak sekali tips hilangkan jerawat batu namun hasilnya tidak efektif karena jerawat ini memang sulit disembuhkan hingga tuntas. Jika sembuh sekalipun, kebanyakan meninggalkan bekas berupa cekungan kecil (bopeng) pada wajah akibat jaringan parut yang rusak. Bopeng sulit dipulihkan kecuali dengan jalan operasi.

Ukuran jerawat batu umumnya cukup besar dimana pada permukaan kulit muncul benjolan mirip bisul yang terasa sakit jika disentuh. Penyebab jerawat batu ini lebih karena faktor genetika. Dengan kata lain salah satu atau kedua orang tua yang pernah memiliki riwayat jerawat batu kemungkinan besar akan menurunkan gangguan kulit yang sama pada anak-anaknya. Jerawat batu umumnya akan semakin parah jika terkena paparan sinar ultraviolet secara langsung.

Cara Menghindari dan Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Cara menghindari dan menghilangkan jerawat bisa dilakukan dari dalam dan dari luar, menggunakan bahan-bahan alami yang minim resiko. Artinya tidak harus dengan produk kosmetik atau obat-obatan kimia yang kadang berbahaya untuk jenis kulit tertentu.

  • Menghilangkan Jerawat dari Dalam

Minum air putih yang cukup sangat efektif mencegah munculnya jerawat. Air putih juga mampu menetralkan racun (toksin) dalam tubuh. Selain untuk menjaga metabolisme tubuh air putih juga merangsang regenerasi kulit sehingga mampu mempercepat penyembuhan jerawat. Air putih juga berkhasiat mencerahkan dan membuat kulit nampak lebih halus.

Selain air putih mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak serat juga bisa menghindarkan kulit dari jerawat. Serat mampu melarutkan lemak berlebih dalam tubuh. Jika lemak tubuh berkurang dengan sendirinya produksi kelenjar minyak pada wajah juga berkurang sehingga jerawat tidak akan muncul.

Berbagai makanan berlemak dan junk food dan segala makanan berlemak berpotensi memicu munculnya jerawat. Makanan-makanan tersebut dapat merangsang produksi minyak berlebihan pada kelenjar minyak di wajah, sehingga membentuk sumbatan pada folikel rambut. Jika sumbatan tersebut terkontaminasi dengan bakteri Propionibacterum Acnes maka bisa dipastikan jerawat akan tumbuh subur di permukaan kulit.

  • Bahan Alami untuk Menghilangkan Jerawat

Ada beberapa bahan alami yang konon mampu menghilangkan jerawat dengan cepat tanpa efek samping. Salah satunya adalah madu. Selain mampu menjaga vitalitas tubuh, madu juga berkhasiat menyembuhkan jerawat. Caranya, siapkan madu lalu teteskan pada kapas steril. Selanjutnya oleskan pada wajah yang berjerawat. Setelah 20 menit baru dibilas dengan air hangat.

Bawang putih juga memiliki khasiat untuk mengobati jerawat. Zat antioksidan pada bawang putih selain efektif menangkal radikal bebas juga efektif menghilangkan jerawat lebih cepat. Tumbuk hingga halus 3 siung bawang putih kemudian oleskan pada bagian kulit yang berjerawat. Bilas dengan air bersih 10 menit berikutnya. Jika dilakukan secara rutin pagi dan sore hari maka hasilnya akan terlihat setelah 3-4 minggu.

Diantara buah-buahan yang mengandung vitamin C, pepaya merupakan salah satu yang paling tepat untuk menjaga kesehatan kulit sekaligus menghilangkan jerawat membandel. Ambil pepaya yang sudah matang kemudian dihaluskan. Gunakan sebagai masker dengan cara dioleskan ke seluruh wajah (termasuk area yang tidak berjerawat). Bilas dengan air bersih setelah didiamkan selama 20 menit.

Selain pepaya, tomat adalah buah dengan kandungan vitamin C cukup tinggi yang juga efektif menghaluskan kulit dan menghilangkan jerawat. Ambil buah tomat matang yang sudah dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Berikutnya tempelkan irisan tomat tersebut pada bagian wajah yang berjerawat. Diamkan minimal 30 menit lalu bilas wajah dengan air bersih. Perawatan ini butuh ketelatenan dan kedisiplinan, jadi harus dilakukan secara rutin 2-3 kali seminggu untuk hasil yang maksimal.

Demikian tips hilangkan jerawat secara alami. Satu hal yang harus digarisbawahi, jerawat tidak dapat dihindari atau disembuhkan dengan hanya membersihkan wajah secara teratur. Namun asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga harus diperhatikan. Artinya perlu dihindari beberapa jenis makanan penyebab jerawat seperti yang sudah dibahas diatas.